Mantan bintang Superman, Dean Cain, meyakini bahwa nilai-nilai yang dibawa oleh karakter tersebut mencerminkan pengalaman hidup masyarakat Amerika Serikat. Sebagai bintang dalam serial hit ABC berjudul "Lois & Clark: The New Adventures of Superman", Cain menghidupkan karakter pahlawan super tersebut bagi jutaan penonton.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan perjalanan hidupnya, Cain hampir memasuki industri Hollywood secara tidak sengaja. Dia awalnya berencana menjadi pemain sepak bola profesional dan sempat dikontrak oleh Buffalo Bills pada tahun 1988. Namun, cedera lutut yang parah mengakhiri kariernya di NFL sebelum musim reguler dimulai.
Dalam dekade terakhir, Cain muncul sebagai seorang konservatif yang vokal. Dia tidak segan-segan mengkritik Hollywood dan mengambil jalur yang berbeda dari arus utama dalam bisnis hiburan.
"Kita adalah bangsa yang paling memberi dan paling berbelas kasih dalam sejarah umat manusia. Bagi saya, ini adalah tentang kebenaran, keadilan, dan Jalan Amerika, dan saya percaya pada Jalan Amerika. Kita tidak sempurna, kita selalu berjuang untuk persatuan yang lebih sempurna, tetapi saya mencintai negara ini," kata Cain kepada Fox News Digital.
Menurut Cain, Hollywood saat ini sedang mengalami kemunduran karena ideologi woke yang mereka terapkan. Dia mengenang masa awal kariernya ketika industri masih terbagi jelas antara aktor televisi dan film, situasi yang kini telah berubah drastis.
"Hollywood seperti sudah mati. Industri ini menjadi sangat woke dalam arti tertentu. Hal itu merusak pendapatan bioskop. Saya meninggalkan Hollywood tiga tahun lalu. Tidak ada lagi yang tinggal di California. Semua orang pergi," ujar Cain.
Cain menambahkan bahwa dia baru saja menyelesaikan syuting film di Alabama dan Texas. Kemampuan untuk membuat film independen yang lebih kecil di luar California kini berkembang pesat berkat berbagai platform baru yang terus berevolusi.
"Saat ini, saya menyukai arah perkembangannya, karena saya pikir kita sedang keluar dari era woke. Kita akan menoleh ke belakang pada masa ini dan berkata bahwa hal itu sangat bodoh. Saya berharap kita melakukannya," lanjut Cain.
Alasan utama Cain meninggalkan California adalah masalah politik, regulasi yang buruk, dan pajak yang dinilai terlalu membebani. Dia memilih pindah ke Nevada, tempat orang tuanya menetap, karena biaya hidup yang lebih rendah dan tidak adanya pajak pendapatan negara bagian.