Yummy Berita Yummy Berita
/home / ekonomi / Bisnis Ayah Tyler Robinson Lancar,...
EKONOMI

Bisnis Ayah Tyler Robinson Lancar, Pajak Danai Pembelaan Kasus

Matthew Robinson mengelola bisnisnya saat Tyler Robinson menghadapi pengadilan pembunuhan Charlie Kirk

Matthew Robinson mengelola bisnisnya saat Tyler Robinson menghadapi pengadilan pembunuhan Charlie Kirk

Ayah dari Tyler Robinson kembali menjalankan bisnis lokalnya beberapa hari setelah mendampingi putranya di pengadilan. Berdasarkan sebuah laporan, jaksa penuntut umum telah memaparkan tumpukan bukti kuat dalam sidang pendahuluan pekan lalu.

Matthew Robinson terus mendampingi putranya selama proses pengadilan berlangsung. Menurut laporan, sang ayah adalah orang yang membantu menyerahkan putranya kepada polisi setelah Tyler Robinson diduga mengaku telah membunuh ikon konservatif, Charlie Kirk. Sementara sang ayah tetap mendampingi, pembayar pajak di negara bagian Utah harus menanggung biaya pembelaan hukumnya. Para ahli menyatakan kepada New York Post bahwa biaya tersebut bisa membengkak hingga melebihi 10 juta dolar AS.

Berdasarkan laporan New York Post, Matthew Robinson terlihat sibuk bepergian antara rumah senilai 600.000 dolar AS miliknya di selatan Utah dan bisnis batu yang ia kelola. Aktivitas ini terpantau hanya beberapa hari setelah sidang pendahuluan putranya selesai digelar.

Menurut beberapa sumber yang berbicara kepada media tersebut, bisnis Matthew Robinson hampir sepenuhnya bergantung pada rujukan dan hubungan jangka panjang dengan klien agar tetap bertahan. Setelah putranya dituduh membunuh Charlie Kirk, sebagian besar klien Matthew Robinson memutuskan untuk tetap melanjutkan bisnis dengan perusahaannya. Rekan kerjanya menyebutkan bahwa Matthew Robinson hanya sesekali membahas perihal putranya.

Berdasarkan catatan hukum tahun 2014, Matthew Robinson pernah digugat oleh saudara laki-laki sekaligus pendiri perusahaan atas tuduhan penggelapan uang sebesar 100.000 dolar AS selama dua tahun. Gugatan tersebut menuduh Matthew Robinson menyembunyikan catatan keuangan dan melakukan barter pekerjaan demi keuntungan pribadi. Kedua saudara tersebut akhirnya mencapai kesepakatan damai yang bersifat rahasia.

Total biaya penuntutan terhadap Tyler Robinson sejauh ini belum difinalisasi. Namun, tim pembela hukumnya telah mengajukan tambahan dana negara sebesar 2 milar dolar AS. Para ahli meyakini angka tersebut pada akhirnya bisa membengkak melampaui 10 juta dolar AS secara keseluruhan.

Selama sidang pendahuluan berlangsung, jaksa memutar rekaman wawancara video dengan mantan teman sekamar sekaligus kekasih tersangka, Lance Twiggs. Dalam rekaman tersebut, Lance Twiggs mengungkapkan bahwa Tyler Robinson telah mengaku melakukan pembunuhan.

Berdasarkan bukti yang diajukan, Tyler Robinson diduga mengirimkan pesan singkat kepada Lance Twiggs yang berbunyi, "Aku masih baik-baik saja cintaku, tetapi aku tertahan di Orem untuk sedikit lebih lama lagi. Tidak akan lama sampai aku bisa pulang, tetapi aku masih harus mengambil senapan mataku. Jujur saja, aku berharap bisa menjaga rahasia ini sampai aku mati di usia tua. Aku minta maaf karena telah melibatkanmu."

Lance Twiggs kemudian membalas pesan tersebut, "Bukan kamu yang melakukannya, kan????" Tyler Robinson menjawab, "Iya, aku yang melakukannya. Aku minta maaf." Proses persidangan atas kasus pembunuhan Charlie Kirk ini terus bergulir dengan pengawasan ketat terhadap aliran dana pembelaan dari anggaran publik.

Topics
#tyler_robinson #charlie_kirk #sidang_pembunuhan #matthew_robinson #utah #hukum_amerika_serikat #dolar_as
Jurnalis Spesialis Teknologi & Inovasi Digital

Jasmin Nurdiyanta Rahayu adalah jurnalis yang mendalami perkembangan teknologi, inovasi digital, dan startup Indonesia. Dengan latar belakang di bidang teknologi informasi, ia memiliki pemahaman mendalam tentang tren digital, kecerdasan buatan, dan transformasi industri. Liputannya tentang ekosistem startup, inovasi fintech, dan perkembangan teknologi di Indonesia menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan dunia digital.