Bajaj, kendaraan roda tiga asal India, kini menjadi andalan transportasi bagi mahasiswa dan pekerja di Makassar dan Gowa. Moda transportasi ini dinilai praktis, mudah dijangkau, dan sangat hemat untuk mendukung mobilitas harian.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Seorang mahasiswa bernama Antika (19) rutin menggunakan Bajaj untuk pergi ke Kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar di Samata. Berdasarkan keterangannya, transportasi ini membuatnya tidak perlu berjalan jauh atau berganti kendaraan.
Menurut Antika, ia terbantu dengan adanya moda transportasi roda tiga ini. "Biasanya saya naik Bajaj dari Tamangapa ke Samata, lebih praktis dan memudahkan saya kalau harus berangkat kuliah," kata Antika, Selasa (14/7).
Pengalaman serupa dialami oleh Nurfadillah yang bekerja di Kabupaten Gowa. Ia tinggal di daerah perbatasan Makassar-Gowa dan mengandalkan Bajaj agar bisa tiba di tempat kerja tepat waktu tanpa membuang banyak energi.
Nurfadillah menjelaskan bahwa rute perjalanannya cukup terbantu dengan kehadiran armada ini. "Saya tinggal di perbatasan Makassar dan Gowa, sementara tempat kerja berada di wilayah Gowa, Bajaj cukup membantu untuk menunjang aktivitas saya setiap hari," ujarnya.
Sementara itu, Junaeda (42), seorang karyawan swasta dengan mobilitas tinggi, memilih Bajaj sebagai solusi perjalanan hemat saat harus berpindah lokasi kerja dalam satu hari.
Junaeda mengakui efisiensi kendaraan roda tiga tersebut dalam menghemat pengeluaran hariannya. "Kalau pekerjaan sedang padat dan harus berpindah-pindah tempat, saya memilih Bajaj karena biayanya lebih hemat dan cukup membantu mobilitas saya," tutur Junaeda.