Yummy Berita Yummy Berita
/home / berita / Pembunuhan Ibu Asal Amerika, Terduga...
BERITA

Pembunuhan Ibu Asal Amerika, Terduga Pelaku Sempat Ditolak Suaka

Petugas kepolisian Irlandia berjaga di dekat lokasi penemuan jenazah Jamey Carney

Petugas kepolisian Irlandia berjaga di dekat lokasi penemuan jenazah Jamey Carney

Anggota Dewan Kota Dublin Gavin Pepper menyatakan kepolisian Irlandia seharusnya mengungkap identitas orang yang dicari dalam kasus pembunuhan Jamey Carney. Menurut beliau, keterlambatan pengumuman tersebut memberikan keuntungan waktu bagi pelaku untuk melarikan diri dari Irlandia.

Berdasarkan laporan media Irlandia, seorang imigran yang dicari terkait pembunuhan brutal terhadap seorang ibu asal Amerika Serikat tetap berada di negara itu meskipun permohonan suakanya telah ditolak. Pria yang disebut oleh kepolisian Irlandia sebagai "orang yang dicari" tersebut sedang dalam proses banding atas keputusan suaka.

Menurut laporan Irish Mirror, pria itu diizinkan tinggal sementara selama proses hukum berjalan ketika Jamey Carney, berusia 43 tahun, dipukuli dan dibekap hingga tewas di rumahnya di Killarney, County Kerry. Meskipun berstatus demikian, ia masih memegang paspor miliknya dan langsung terbang menuju Istanbul, Turki, sebelum jenazah korban ditemukan pada hari Selasa.

Kejadian ini memicu perburuan internasional dan penyelidikan pembunuhan besar-besaran. Sampai saat ini belum jelas kapan atau mengapa permohonan suaka pria tersebut ditolak. Pihak kepolisian Irlandia juga menolak untuk menyebutkan nama pria itu kepada publik.

Kasus ini diprediksi akan memperketat pengawasan terhadap sistem suaka di Irlandia. Berdasarkan data dari Irish Mirror, warga negara Yordania tersebut tiba di Irlandia pada tahun 2024. Ia sempat tinggal di penampungan imigran milik pemerintah sebelum akhirnya menghabiskan banyak waktu di rumah korban setelah keduanya menjalin hubungan asmara.

Pria tersebut dilaporkan pertama kali tiba di Inggris sebelum melakukan perjalanan melalui Irlandia Utara dan akhirnya menetap di County Kerry. Profil media sosial milik korban menggambarkan dirinya sebagai "warga New York di Irlandia" dan menunjukkan foto bersama pria yang disebut sebagai pasangannya.

Detektif meyakini Jamey Carney meninggal pada hari Senin sekitar pukul 11 malam, sekira 14 jam sebelum jasadnya ditemukan. Jenazahnya ditemukan pada hari Selasa pukul 1.30 siang waktu setempat oleh putrinya yang berusia 13 tahun. Pada saat itu, terduga pelaku sudah naik pesawat ke Istanbul setelah menempuh perjalanan sejauh 200 mil menggunakan bus menuju Bandara Dublin.

Pihak kepolisian telah mengeluarkan peringatan ke bandara, pelabuhan, serta stasiun kereta dan bus dalam waktu satu jam setelah mayat ditemukan. Namun, pria tersebut sudah terlanjur meninggalkan wilayah Irlandia. Para penyelidik kini khawatir ia telah melanjutkan perjalanan ke negara asalnya, Yordania, yang tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Irlandia.

Berdasarkan keterangan sumber penegak hukum, proses pencarian diperkirakan akan berjalan sulit karena pelaku memiliki awal yang sangat diuntungkan sebelum penyelidik mengetahui kematian korban. Jamey Carney sendiri pindah dari New York ke Irlandia pada tahun 2021 dan memiliki keluarga di Killarney. Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka sedang memberikan bantuan konsuler kepada keluarga korban.

Topics
#pembunuhan #kriminalitas #imigran #suaka #irlandia #amerika_serikat #killarney
Tim Jurnalis Profesional Yummy Berita

Redaksi Yummy Berita terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari berbagai bidang. Berbasis di Bogor, kami hadir sebagai sumber berita terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme.