Yummy Berita Yummy Berita
/home / teknologi / Madison Square Garden Tuntut Media...
TEKNOLOGI

Madison Square Garden Tuntut Media AS Terkait Isu Skor Risiko Selebriti

Gedung Madison Square Garden di New York City yang sedang menghadapi gugatan hukum siber

Gedung Madison Square Garden di New York City yang sedang menghadapi gugatan hukum siber

Madison Square Garden mengajukan gugatan hukum terhadap media WIRED atas tuduhan publikasi narasi palsu yang menyebut manajemen memiliki daftar hitam internal untuk menargetkan selebriti dari komunitas LGBTQIA. Gugatan setebal 40 halaman tersebut menuduh media tersebut menggunakan data curian dari peretas untuk menciptakan laporan yang tidak akurat.

Artikel yang dipermasalahkan itu berjudul "Madison Square Garden Kept a List of Gay Celebrities". Berdasarkan laporan tersebut, Madison Square Garden diklaim menggunakan basis data internal untuk melacak karakteristik tamu penting dan selebriti, termasuk ras, orientasi seksual, dan identitas gender, sembari memberikan penilaian berupa skor risiko kepada para penggemar terkenal.

Pihak Madison Square Garden menyatakan bahwa media tersebut menyisir situs gelap dan memperoleh data yang dicuri oleh kelompok peretas pemeras. "WIRED menyisir dark web, memperoleh data yang dicuri dari MSG oleh kelompok peretas pemeras, dan memilih penggalan data tersebut secara sepihak untuk membuat narasi palsu yang menggambarkan MSG menargetkan komunitas LGBTQIA untuk tujuan diskriminatif," tulis pihak Madison Square Garden dalam dokumen gugatan resmi.

Manajemen Madison Square Garden menuduh para jurnalis media bersangkutan sengaja mengabaikan puluhan kolom informasi normal dalam daftar tersebut, seperti alamat, nomor telepon, dan pembatasan diet. Menurut gugatan tersebut, kolom data yang biasa ini membuktikan bahwa informasi yang ada hanyalah bagian dari sistem standar untuk manajemen hubungan pelanggan, bukan tindakan diskriminasi.

Pihak WIRED memberikan tanggapan melalui pernyataan resmi di media sosial X. Mereka menegaskan tetap mempertahankan hasil investigasi tersebut dan siap menghadapi proses hukum. "Hari ini, WIRED mengetahui bahwa Madison Square Garden menuntut kami atas pelaporan kami yang akurat. Kami mempertahankan pelaporan ini, dan berencana untuk membelanya sekuat tenaga melawan gugatan hukum yang tidak berdasar dan konyol ini," tulis mereka.

Berdasarkan artikel yang diterbitkan, basis data milik Madison Square Garden tersebut memuat hampir 40.000 nama, dengan sekitar 400 nama di antaranya mendapatkan penilaian skor risiko mulai dari tingkat rendah hingga kategori larangan kunjungan. Laporan itu mengklaim skor risiko tersebut memantau kritik di media sosial, bukan ancaman keamanan fisik, untuk memblokir selebriti yang kritis agar tidak mendapatkan tiket gratis.

Data internal ini awalnya bocor ke publik setelah kelompok penjahat siber internasional, ShinyHunters, menembus sistem keamanan Madison Square Garden. Kelompok peretas tersebut kemudian membocorkan 45 gigabita file ke internet setelah pemilik perusahaan, James Dolan, menolak membayar uang tebusan pemerasan.

Pemilik Madison Square Garden, James Dolan, sebelumnya telah menarik perhatian publik karena penggunaan teknologi pengenalan wajah di berbagai tempat usahanya. Teknologi tersebut digunakan untuk menegakkan daftar larangan masuk bagi individu tertentu, termasuk para pengacara yang terlibat dalam gugatan hukum aktif melawan perusahaannya.

Topics
#madison_square_garden #wired #gugatan_hukum #keamanan_siber #james_dolan #hak_privasi
Jurnalis Spesialis Teknologi & Inovasi Digital

Jasmin Nurdiyanta Rahayu adalah jurnalis yang mendalami perkembangan teknologi, inovasi digital, dan startup Indonesia. Dengan latar belakang di bidang teknologi informasi, ia memiliki pemahaman mendalam tentang tren digital, kecerdasan buatan, dan transformasi industri. Liputannya tentang ekosistem startup, inovasi fintech, dan perkembangan teknologi di Indonesia menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan dunia digital.