Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (P2N) menggelar acara Taaruf Pengurus Pusat Masa Khidmat 2026–2031 di Auditorium RRI Jakarta pada Senin malam. Pertemuan ini mengusung tema tentang persatuan dalam sinergi untuk berkontribusi pada ekonomi umat serta kemajuan bangsa di tingkat nasional dan global.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Agenda tersebut menjadi momentum penting untuk konsolidasi awal kepengurusan yang baru. Melalui acara ini, P2N memperkenalkan visi, misi, dan program strategis organisasi dalam memperkuat peran pengusaha serta profesional Nahdliyin sebagai mitra pembangunan nasional.
Ketua Dewan Pembina P2N, H. Umar Syah HS, menyatakan bahwa kegiatan taaruf bukan sekadar seremoni organisasi belaka. Berdasarkan penjelasannya, agenda ini merupakan langkah awal untuk membangun kolaborasi yang kuat di antara pengusaha dan profesional Nahdliyin agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi negara Indonesia.
"P2N hadir bukan hanya sebagai wadah berkumpulnya para pengusaha dan profesional Nahdliyin, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat dan ekonomi umat," ujar Umar Syah HS.
Menurut Umar Syah HS, P2N akan memfokuskan berbagai program kerja pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program tersebut meliputi pembinaan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, perluasan akses pembiayaan, digitalisasi usaha, hingga pengembangan jejaring bisnis skala nasional dan internasional.
P2N juga mengemban tanggung jawab besar untuk melahirkan pengusaha Nahdliyin yang profesional, berintegritas, dan mandiri. "Kami ingin semakin banyak kader Nahdlatul Ulama yang sukses menjadi pengusaha dan profesional. Kesuksesan tersebut harus menjadi kekuatan untuk membuka lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Umar Syah HS menambahkan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP P2N, Dr Ir Lukman Edy, menjelaskan bahwa Taaruf Pengurus Pusat menjadi momentum untuk menyatukan visi seluruh jajaran kepengurusan. Langkah ini penting demi membangun organisasi yang modern serta adaptif terhadap perkembangan ekonomi global saat ini.
Berdasarkan keterangan Lukman Edy, P2N berkomitmen menjadi rumah besar kolaborasi bagi pengusaha, profesional, akademisi, dan pelaku usaha Nahdliyin dari berbagai sektor. Struktur kepengurusan wilayah juga bergerak, salah satunya pemilik warkop Dg Anas yang diamanahkan menjadi ketua P2N di Sulawesi Selatan.
"Melalui Taaruf Pengurus Pusat ini, kami ingin memperkuat soliditas organisasi sekaligus menyampaikan arah kebijakan P2N lima tahun ke depan," tutur Lukman Edy. Ia juga menegaskan bahwa P2N akan memperkuat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, BUMN, perguruan tinggi, lembaga keuangan, hingga lingkungan pesantren.