FC Barcelona ingin bergerak cepat pada bursa transfer musim panas ini. Berdasarkan laporan dari media Spanyol Marca, klub Catalan tersebut sedang mengalami krisis finansial yang serius. Untuk mengatasinya, manajemen klub telah mengajukan pinjaman dana dalam jumlah besar mencapai 210 million euro.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Klub raksasa Spanyol ini menunjukkan ambisi besar untuk memperkuat kedalaman skuad mereka. Manajemen tim saat ini sedang bekerja keras untuk mendatangkan penyerang tim nasional Argentina, Julian Alvarez, yang kini bermain untuk Atlético de Madrid. Namun, ambisi tersebut terbentur oleh masalah keuangan klasik yang terus menghantui klub.
Menurut laporan operasional internal, FC Barcelona masih dihadapkan pada kesulitan pendanaan dan kekurangan likuiditas yang akut. Menanggapi situasi sulit ini, Presiden Joan Laporta berencana mengajukan dua pinjaman terpisah yang masing-masing bernilai 105 juta euro.
Dana pinjaman tersebut rencananya akan dijamin dan diambil dari perkiraan pendapatan hak siar televisi pada musim depan. Sebagai catatan finansial, FC Barcelona berhasil meraup pendapatan sebesar 156 juta euro dari sektor hak siar televisi pada musim 2024-2025 lalu.
Suntikan dana segar ini akan dialokasikan oleh manajemen untuk tujuan krusial. Sebagian besar uang tersebut akan digunakan langsung untuk mendanai aktivitas transfer pemain baru di pasar pasang surut ini. Selain itu, dana pinjaman juga akan dialokasikan untuk membiayai pengeluaran operasional klub yang mendesak, termasuk pembayaran gaji para pemain utama.