Persaingan berburu tanda tangan Mason Greenwood semakin memanas. Fenerbahçe saat ini masih memimpin perburuan penyerang OM tersebut. Ayah sang pemain beserta pengacaranya, Martin Budworth, terus mendorong kepindahan ke klub Istanbul tersebut. Martin Budworth, yang mendampingi sang pemain saat menghadapi kasus hukum pada awal tahun 2022, merupakan sosok krusial di lingkaran dalam Mason Greenwood. Ia berhasil mengamankan tawaran kontrak bernilai fantastis di Turki.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Meski demikian, manajemen Atlético de Madrid tidak tinggal diam dalam bursa transfer ini. Bersama Fenerbahçe, klub Spanyol tersebut menjadi pihak yang secara resmi mengajukan penawaran kepada OM. Atlético de Madrid menyodorkan kontrak pasti berdurasi lima musim dengan gaji bersih antara 5 hingga 6 juta euro per tahun, ditambah pembagian hak citra. Di sisi lain, Fenerbahçe menawarkan kontrak empat tahun dengan upah bersih 7 hingga 8 juta euro per musim.
Berdasarkan informasi dari sumber dekat, manajemen klub berjuluk Los Colchoneros itu berusaha meyakinkan sang penyerang lewat proyek olahraga yang menjanjikan. Mereka memproyeksikan Mason Greenwood sebagai penerus ideal bagi Antoine Griezmann. Menjadi ikon di klub papan atas Eropa dinilai dapat membuka jalan baginya untuk kembali ke Inggris suatu hari nanti. Terlebih lagi, potensi hengkangnya Julian Alvarez akan mengubah peta persaingan di lini depan klub.
Pelatih Atlético de Madrid, Diego Simeone, yang saat ini berada di Amerika Serikat, telah memberikan lampu hijau untuk merekrut pemain berusia 24 tahun tersebut sejak akhir Juni. Diego Simeone melihat potensi besar dalam dirinya dan berencana untuk berbicara langsung dengan sang pemain. Mason Greenwood sendiri mengaku kepada pihak Madrid bahwa dirinya sangat ingin kembali ke ibu kota Spanyol, tempat ia pernah membela Getafe pada musim 2023-2024.
Bagi OM, tawaran transfer dari Atlético de Madrid yang bernilai 45 million euro ditambah bonus 5 juta euro dinilai lebih menguntungkan ketimbang proposal Fenerbahçe sebesar 40 juta euro beserta bonus. Namun, proses negosiasi tetap rumit karena adanya pembagian hak dengan Manchester United, komisi agen, serta klausul insentif transfer sebesar 8,5 persen untuk sang pemain yang ditetapkan sejak musim panas 2024.
Mateu Alemany, selaku Direktur Sepak Bola Atlético de Madrid, dilaporkan telah mempelajari struktur transfer ini sejak pertengahan Mei. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Mason Greenwood bersedia melepas hak insentif transfernya demi mempermudah kepindahan ke Spanyol, menyusul langkah serupa yang ia lakukan terhadap tawaran dari pihak Turki.